Halaman

Jumat, 22 Februari 2013

Keterlibatan Warga untuk Surat Suara Terus Bertambah



BANDUNG—Proses pengemasan kertas surat suara Pemilihan Gubernur (pilgub) Jawa Barat yang melibatkan masyarakat, untuk daerah pemilihan Kota Bandung telah menampung hingga kurang lebih 122 orang, pada Selasa (12/2), di Sekretariat Komisi Pemilihan Umum Kota Bandung. Pada hari itu jumlah warga yang ikut terus bertambah dalam beberapa jam. Pada hari pertama, jumlah mereka baru 46 orang.
Menurut Sekretaris Sub Kelompok Kerja Logistik Pemilihan Gubernur Jawa Barat Anwar Hidayat, masyarakat tersebut dibiayai dengan patokan Rp 100 per lembar yang dikemas. “Imbalannya diberikan oleh bendahara, sehari setelah hari pengemasan surat suara. Surat suaranya dihitung dulu di sini,” katanya menjelaskan. Ia menjelaskan, untuk yang telah diselesaikan pada hari Senin, diberi imbalan pada Selasa malam.
Salah satu anggota Sub Kelompok Kerja Logistik Pemilihan Gubernur Jawa Barat Dede Sopian menjelaskan, warga tersebut tidak hanya melipat dan mengemas saja, tapi juga menyeleksi dan memeriksa apakah ada surat suara yang tidak sah karena cacat. “Untuk pengerjaan hari Senin, 46 orang mengerjakan 26.755 lembar. Dari sana 26.556 kertas benar, dan 199 kertas cacat,” katanya.
Anwar mengatakan, melihat pengerjaan pada Senin lalu, kertas suara yang terselesaikan masih sangat sedikit. Ia menambahkan, pengerjaan hari Selasa yang telah melibatkan lebih dari 100 warga akan jadi penilaian, apakah butuh penambahan atau tidak. “Jumlah dari mereka 2-4 orang per kecamatan, nanti akan dilihat perlu ditambah atau tidak,” ujarnya.
Namun demikian, Anwar juga menambahkan, pengerjaan oleh masyarakat itu akan dibatasi hingga pukul 9 malam. “Kemarin hingga pukul 12 malam, tapi pengawasan dari KPU kurang. Besok akan dibatasi sampai jam 9 malam, mungkin warganya akan ditambahkan juga,”katanya.
Saiful, salah seorang warga Gedebage yang ikut mengemas surat surat suara tersebut mengatakan, ia melakukan hal tersebut agar memiliki kegiatan. Pria yang sehari-hari menjaga warung di rumahnya itu menambahkan, ia mau ikut membantu pengemasan surat suara tersebut karena diajak langsung oleh pihak PPK.
Berbeda dengan Alfri, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai pengantar makanan itu justru mendaftarkan diri sendiri untuk ikut membantu pengemasan tersebut. Hal serupa terjadi pada Sandi, wanita muda yang sehari-harinya tidak memiliki pekerjaan, dan baru memulai pada Selasa (12/2). Alfri sendiri pada hari pertama telah menemukan lima kertas suara yang cacat.
Menurut Ketua KPU Kota Bandung Apipudin, surat suara tersebut dikemas hingga tanggal 15 Februari, setelah itu didistribusikan ke PPK. “Pada tanggal 16 Februari akan dilakukan hitung ulang oleh masing-masing PPK tersebut,” katanya. Saat diwawancara ia juga mengatakan bahwa bilik suara untuk pilgub juga sudah disebar sebanyal 4.022 bilik. Afif-mj03

Tidak ada komentar:

Posting Komentar